
Jakarta (ANTARA) – Kamar mandi merupakan salah satu area rumah yang mudah menimbulkan bau tidak sedap, terutama jika kebersihannya kurang terjaga. Kondisi ruangan yang lembap, saluran air kotor, sisa sabun, hingga tumpukan rambut dapat menjadi penyebab munculnya aroma tidak menyenangkan.
Selain mengganggu kenyamanan penghuni rumah, bau yang terus muncul juga bisa menjadi tanda adanya masalah kebersihan, pertumbuhan jamur, atau gangguan pada saluran pembuangan.
Menggunakan pengharum ruangan memang dapat membantu menyamarkan aroma tersebut. Namun, cara ini tidak selalu menyelesaikan sumber permasalahannya. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kebersihan dan mengurangi kelembapan kamar mandi secara rutin.
Ada beberapa cara alami dan sederhana yang bisa dilakukan untuk menghilangkan bau tak sedap tanpa harus selalu menggunakan pengharum berbahan kimia.
1. Membuka ventilasi agar sirkulasi udara lancar
Salah satu cara paling sederhana untuk mengurangi bau kamar mandi adalah memperbaiki sirkulasi udara. Ruangan yang tertutup dan minim ventilasi cenderung membuat udara lembap serta aroma tidak sedap bertahan lebih lama.
Cobalah membuka jendela atau pintu kamar mandi setelah digunakan agar udara segar dapat masuk dan udara lembap keluar. Jika tersedia, gunakan kipas ventilasi untuk membantu mengeluarkan udara dari dalam ruangan.
Baca juga: Bau ketiak saat bangun tidur? Ini penyebab dan cara mengatasinya
Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat (EPA) menjelaskan bahwa peningkatan ventilasi dapat membantu mengurangi polutan di dalam ruangan. Kipas kamar mandi yang membuang udara ke luar juga membantu menghilangkan kelembapan.
Karena itu, pastikan ventilasi kamar mandi berfungsi dengan baik, terutama setelah mandi menggunakan air hangat.
2. Membersihkan saluran pembuangan air
Saluran pembuangan menjadi salah satu sumber bau yang sering tidak disadari. Sisa rambut, kotoran, sabun, dan produk perawatan tubuh dapat menumpuk di dalam saluran sehingga menimbulkan aroma tidak sedap.
Untuk mengatasinya, bersihkan bagian penutup saluran pembuangan secara berkala. Angkat rambut dan kotoran yang terlihat, kemudian gunakan sikat khusus untuk membersihkan bagian yang dapat dijangkau.
Setelah itu, bilas menggunakan air untuk membantu menghilangkan sisa kotoran.
Jika bau berasal dari penumpukan kotoran di dalam saluran, membersihkannya secara langsung lebih efektif dibandingkan hanya menggunakan pengharum ruangan.
Hindari mencampurkan berbagai produk pembersih saluran karena kombinasi bahan tertentu dapat menghasilkan gas berbahaya.
Baca juga: 10 Penyebab hidung bau busuk dan cara ampuh mengatasinya
3. Menggunakan baking soda untuk mengurangi bau
Baking soda atau natrium bikarbonat dikenal sebagai bahan rumah tangga yang dapat membantu mengurangi aroma tidak sedap pada beberapa benda.
Bahan ini dapat dimanfaatkan untuk membantu mengendalikan bau pada tempat sampah kamar mandi atau area tertentu yang menyimpan aroma kurang menyenangkan.
Caranya cukup sederhana:
1. Bersihkan tempat sampah atau wadah yang menjadi sumber bau.
2. Pastikan bagian dalamnya sudah kering.
3. Taburkan sedikit baking soda pada dasar tempat sampah.
4. Ganti secara berkala, terutama jika sudah terkena air atau kotoran.
Namun, baking soda bukan pengganti pembersihan. Jika sumber bau berasal dari saluran pembuangan, kebocoran, atau pertumbuhan jamur, penyebab utamanya tetap harus ditangani.
4. Mengeringkan lantai dan peralatan kamar mandi
Lantai yang terus-menerus basah dapat membuat kamar mandi menjadi lembap. Kondisi tersebut berpotensi mendukung pertumbuhan jamur yang dapat menghasilkan aroma apek.
Untuk mengurangi masalah ini, biasakan mengeringkan lantai setelah mandi menggunakan alat pembersih karet atau pel.
Jangan lupa memperhatikan beberapa bagian lain, seperti sudut lantai, sela-sela keramik, dinding dekat pancuran, dan area sekitar toilet.
Menurut informasi dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC), jamur dapat tumbuh pada area yang memiliki kelembapan berlebih. Karena itu, menjaga permukaan tetap bersih dan kering menjadi bagian penting dalam pencegahan pertumbuhan jamur.
Jika terdapat kebocoran atau rembesan air, segera perbaiki agar kelembapan tidak terus berulang.
Baca juga: Sudah sikat gigi tapi napas bau? Ini 6 penyebabnya
5. Mencuci keset dan handuk secara rutin
Keset dan handuk yang sering digunakan juga bisa menjadi sumber bau tidak sedap di kamar mandi.
Kedua benda tersebut mudah menyerap air dan membutuhkan waktu untuk benar-benar kering. Jika dibiarkan dalam keadaan lembap terlalu lama, aroma apek dapat muncul dan mengganggu kenyamanan ruangan.
Untuk mengatasinya, cuci handuk dan keset secara berkala menggunakan deterjen sesuai petunjuk pencucian.
Setelah digunakan, gantungkan handuk di tempat yang memiliki sirkulasi udara baik. Sementara itu, jemur keset hingga benar-benar kering sebelum digunakan kembali.
Hindari menumpuk handuk basah atau meletakkan keset dalam kondisi lembap di sudut kamar mandi.
6. Menjaga kebersihan tempat sampah dan toilet
Tempat sampah yang jarang dibersihkan serta toilet yang memiliki sisa kotoran dapat menjadi sumber aroma tidak sedap.
Sisa tisu, kapas, pembalut, dan sampah lainnya sebaiknya segera dibuang sebelum menumpuk terlalu lama.
Bersihkan tempat sampah menggunakan sabun dan air, kemudian keringkan sebelum digunakan kembali. Gunakan tempat sampah dengan penutup untuk membantu mengurangi penyebaran bau.
Selain itu, bersihkan toilet secara rutin, termasuk bagian dudukan, mangkuk toilet, dan area di sekitarnya.
Perhatikan juga bagian bawah toilet karena sisa air dan kotoran yang menempel terkadang menjadi sumber bau yang luput dari perhatian.
Baca juga: 7 cara menghilangkan bau rokok dari ruangan
Perhatikan jika bau berasal dari saluran pembuangan
Apabila kamar mandi sudah dibersihkan tetapi bau tidak sedap tetap muncul, kemungkinan sumbernya bukan sekadar kotoran di permukaan.
Salah satu penyebabnya adalah perangkap air atau P-trap yang mengering. Bagian ini merupakan lekukan pipa yang menampung air untuk menghalangi gas dari saluran pembuangan masuk kembali ke dalam ruangan.
Michigan State University menjelaskan bahwa air di dalam perangkap tersebut dapat menguap apabila saluran jarang digunakan. Akibatnya, gas dari saluran pembuangan dapat masuk dan menimbulkan aroma tidak sedap.
Jika hal ini terjadi, alirkan air ke saluran yang jarang digunakan untuk mengisi kembali perangkap air tersebut.
Namun, apabila bau menyerupai telur busuk atau gas selokan terus muncul meskipun saluran sudah dialiri air, sebaiknya periksa kondisi instalasi pipa dan minta bantuan tenaga profesional. Jangan hanya menutupinya dengan pengharum ruangan.
Menjaga kamar mandi tetap segar setiap hari
Menghilangkan bau tak sedap di kamar mandi tidak selalu membutuhkan produk pengharum yang mahal. Kebiasaan sederhana seperti membuka ventilasi, membersihkan saluran air, mengeringkan lantai, serta mencuci handuk secara rutin dapat membantu menjaga ruangan tetap bersih dan nyaman.
Hal terpenting adalah mengenali sumber bau sebelum menentukan cara penanganannya. Dengan begitu, masalah tidak hanya tersamarkan sementara, tetapi juga dapat dicegah agar tidak kembali muncul.
Baca juga: 7 Cara ampuh hilangkan bau asap rokok di dalam rumah
Baca juga: Mulut bau karena jengkol? Ini cara cepat hilangkannya
Pewarta: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
