loading…
Antrean kendaraan di salah satu dermaga di Pelabuhan Merak tipe reguler pada Sabtu (14/3/2026). Foto: Niko Prayoga.
Hal itu terlihat dari arus kendaraan yang memadati area pelabuhan, di mana tercatat ada 4.446 kendaraan roda dua, 6.544 kendaraan roda empat, serta 296 bus yang turut diberangkatkan menuju Bakauheni. Direktur Eksekutif PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Vidon memastikan bahwa pihaknya telah mempersiapkan seluruh sarana secara maksimal untuk mengantisipasi adanya lonjakan penumpang yang berarti pada hari-hari berikutnya menjelang Lebaran.
“Semua armada kita siap untuk melayani baik di Ciwandan maupun di Merak,” kata Vidon saat diwawancarai, Sabtu (14/3/2026).
Ia menjelaskan, salah satu kebijakan diterapkan ASDP guna mengantisipasi lonjakan tahun ini adalah penerapan “Single Tarif”penghapusan perbedaan tarif antara kelas eksekutif dan reguler. Vidon menjelaskan bahwa kebijakan single tariff atau tarif tunggal diberlakukan agar tidak terjadi penumpukan kendaraan di satu titik tertentu saja.
“Ya, kalau satu harga single tarif, jadi tidak ada lagi di masa angkutan lebaran ini yang menggunakan eksekutif atau kapal express, tarifnya hanya satu, tarif reguler. Jadi semua dermaga yang ada di Merak, tujuh dermaga itu semuanya menggunakan single tarif, supaya para pemakai jasa juga tidak lagi memilih dermaga mana yang mereka inginkan tapi semuanya sama,” jelas dia.
