loading…
Foto: Doc. Istimewa
Manager sekaligus Event Manager Nara Kupu Jogja, Joyobadik, menjelaskan bahwa kegiatan akan berlangsung dalam empat kali pertemuan, yaitu pada 22 Februari, 1 Maret, 8 Maret, dan 15 Maret 2026. Setiap sesi dirancang menjadi pengalaman utuh, memadukan edukasi sains, kebersamaan, serta aktivitas religi khas Ramadhan.
Acara dimulai pukul 16.30 WIB dengan dongeng sains sebagai pengantar yang ringan dan menyenangkan. Setelah itu peserta mengikuti buka puasa bersama, lalu menunaikan shalat Isya. Malam harinya, peserta diajak berkeliling kebun organik Nara Kupu Jogja menuju titik observasi untuk mengenal lebih dekat kehidupan serangga nocturnal.
Pada sesi inti, penyelenggara menggunakan metode Light Trapping, yakni teknik membentangkan kain putih yang disorot lampu untuk menarik kedatangan serangga malam. Melalui cara ini, peserta dapat melihat langsung beragam jenis serangga, mempelajari bentuk tubuh, perilaku, hingga peran ekologisnya secara sederhana dan mudah dipahami.
Pemilik agroeduwisata Nara Kupu Jogja, Rayhan Christian Siego, menambahkan bahwa kegiatan ini dirancang agar masyarakat semakin dekat dengan alam.
