loading…
Kebesaran Kerajaan Majapahit tidak bisa dipisahkan dari kepemimpinan Mahapatih Gajah Mada. Dia memiliki peran sentral dan jabatan strategis. Foto: Ist
Berbagai kebijakan politik juga bisa diambil Gajah Mada yang berwenang memberikan saran ke raja sebagai kepala pemerintahan tertinggi. Gajah Mada juga yang mempengaruhi Majapahit dan membuka kekuasaan hingga luar Pulau Jawa.
Baca juga: Kedigdayaan Gajah Mada di Kerajaan Majapahit yang Tak Tergantikan
Pemerintahan Majapahit mempunyai dua bagian yaitu daerah dan pusat. Bagian daerah pemerintahan Majapahit baik yang berada di darat maupun pesisir dilaksanakan oleh bupati dan patih, sebagaimana dikutip dari buku “Gajah Mada Sistem Politik dan Kepemimpinannya”.
Gajah Mada juga membantu sistem pemerintahan berjalan. Selain raja di ibu kota, daerah juga terdapat raja atau ratu daerah yang melaksanakan tugas kekuasaan kecil di bawah wilayahnya yaitu bagian bawah pemerintahan negara Majapahit dilaksanakan oleh para pejabat yang berada di wilayah pemerintahan desa.
Mereka menyusun berbagai peraturan pemerintahan sendiri secara otonomi berdasar kepentingan peraturan wilayahnya. Tetapi, peraturan otonomi wilayah tersebut disusun dengan tidak mengabaikan terhadap aturan pemerintahan daerah maupun pusat.
Sebab, pemerintahan bawahan merupakan kaki tangan pemerintahan daerah, bagian pusat yang mesti bertanggung jawab terhadap aturan pemerintahan di atasnya. Bagian pemerintahan daerah ini merupakan bagian pemerintahan yang menghubungkan antara pemerintahan pusat dan desa.
