
Jakarta (ANTARA) – Bau WC yang terus menguar dapat mengganggu kenyamanan di rumah. Selain kebersihan, kondisi saluran pembuangan dan sirkulasi udara juga perlu diperiksa karena dapat menjadi sumber bau.
Bau yang muncul dari toilet atau saluran pembuangan tidak selalu disebabkan oleh kotoran yang menumpuk. Sistem perangkap air (drain trap) yang kering atau masalah pada ventilasi saluran pembuangan juga dapat memungkinkan gas dan bau dari saluran masuk ke ruangan
Berikut sejumlah cara yang dapat dilakukan untuk menghilangkan bau WC secara efektif.
1. Bersihkan toilet secara menyeluruh
Bersihkan mangkuk toilet, dudukan, bagian bawah toilet, lantai, serta area yang sering terkena cipratan. Gunakan produk pembersih sesuai petunjuk pada kemasan dan sikat bagian yang terdapat kerak atau kotoran.
Pembersihan secara rutin membantu mengurangi sumber bau dari sisa kotoran dan penumpukan material organik.
2. Pastikan saluran pembuangan tidak tersumbat
Bau yang muncul bersamaan dengan aliran air yang lambat dapat menjadi tanda adanya masalah pada saluran pembuangan.
Hindari membuang benda yang tidak seharusnya masuk ke toilet karena dapat menyebabkan penyumbatan dan menimbulkan masalah pada saluran.
Baca juga: 9 cara mendapatkan penghasilan tambahan dari rumah, cocok untuk pemula
Baca juga: Inspirasi persiapan Lebaran di rumah saja
3. Periksa perangkap air pada saluran
Perangkap air atau drain trap berfungsi sebagai penghalang agar gas dari saluran pembuangan tidak masuk ke ruangan.
Menurut Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat (EPA), perangkap saluran yang mengering dapat memungkinkan gas saluran pembuangan masuk ke dalam bangunan. Kondisi tersebut terutama dapat terjadi pada saluran yang jarang digunakan.
Jika terdapat saluran lantai yang jarang digunakan, pastikan perangkap airnya tidak dalam kondisi kering.
4. Tingkatkan sirkulasi udara
Buka jendela atau gunakan kipas pembuangan untuk membantu mengeluarkan udara dari kamar mandi.
EPA menyebut pengendalian sumber polutan dan peningkatan ventilasi sebagai strategi penting untuk memperbaiki kualitas udara dalam ruangan. Kipas kamar mandi yang membuang udara langsung ke luar juga dapat membantu mengeluarkan kontaminan dari ruangan.
5. Bersihkan saluran air secara berkala
Saluran air kamar mandi juga perlu dibersihkan karena dapat menjadi tempat menumpuknya rambut, sisa sabun, dan kotoran.
Gunakan metode pembersihan yang sesuai dengan jenis saluran. Hindari mencampurkan beberapa produk pembersih karena dapat menimbulkan reaksi kimia yang berbahaya.
6. Periksa ventilasi saluran pembuangan
Jika bau seperti gas selokan tetap muncul meskipun toilet sudah dibersihkan, masalah dapat berasal dari sistem ventilasi saluran pembuangan.
Pemeriksaan dapat mencakup kondisi saluran, kemungkinan kebocoran, penyumbatan, hingga perangkap air. EPA merekomendasikan pemeriksaan sistem ventilasi saluran ketika terdapat bau gas pembuangan di dalam rumah.
7. Jangan hanya mengandalkan pewangi
Pewangi ruangan hanya membantu membuat kamar mandi terasa lebih segar, tetapi tidak menghilangkan sumber bau jika masalah berasal dari saluran pembuangan atau sistem ventilasi.
Karena itu, sumber bau sebaiknya dicari dan diatasi terlebih dahulu. EPA juga menempatkan pengendalian sumber sebagai langkah utama untuk memperbaiki kualitas udara dalam ruangan.
8. Panggil tenaga profesional jika bau terus muncul
Jika bau sangat kuat, muncul berulang kali, atau tidak hilang setelah toilet dan saluran dibersihkan, sebaiknya meminta bantuan teknisi atau tukang ledeng.
Masalah dapat berkaitan dengan kerusakan saluran, kebocoran, perangkap air yang terus kehilangan air, atau gangguan pada sistem ventilasi. Kondisi tersebut membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut agar sumber bau dapat ditemukan dan diperbaiki.
Dengan demikian, cara paling efektif menghilangkan bau WC adalah mengatasi sumbernya, bukan sekadar menutupinya dengan pewangi. Langkah dapat dimulai dengan membersihkan toilet dan saluran, memastikan perangkap air tidak kering, memperbaiki ventilasi, serta meminta bantuan tenaga profesional jika bau tetap muncul.
Baca juga: 7 cara mengatur keuangan rumah tangga agar tidak boros & tetap stabil
Baca juga: Cara membersihkan noda kasur membandel dengan bahan alami
Baca juga: Bangun harmoni rumah tangga: Tips komunikasi dan kepercayaan
Pewarta: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
