loading…
Kepala BPIP Yudian Wahyudi bertemu Penjabat (Pj) Gubernur Papua Mayjen TNI (Purn) Ramses Limbong. Foto/istimewa
Kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen BPIP untuk merawat ideologi negara di wilayah yang kerap menjadi pusat perhatian nasional, bukan karena kurangnya nasionalisme, tetapi karena banyaknya tantangan kebangsaan yang harus dihadapi.
“Kami tidak ingin melihat Indonesia hanya dari kaca mata Jakarta. Papua harus dilihat dengan mata hati. Karena itu kami datang, mendengar, dan menyerap aspirasi langsung dari tanah ini,” ungkapnya, Jumat (13/6/2025).
“Ini adalah bentuk konkret perintah dari Ketua Dewan Pengarah BPIP, Ibu Megawati Soekarnoputri turun ke lapangan, lihat, dan dengar sendiri,” tambah Prof. Yudian.
Baca juga: Kepala BPIP: Pancasila Fondasi Moral dan Etika Penyelenggara Negara
Prof. Yudian menegaskan pendekatan pembinaan ideologi Pancasila tidak bisa diseragamkan. Di Papua, Pancasila justru harus dihadirkan dengan pendekatan yang lebih afektif dan partisipatif.
